Share |

Wabup, Sikapi Keluhan Para Pengusaha Hotel dan Restoran Cipanas Cianjur.

09 Juli 2010, 09:17 WIB

Menyikapi keluhan pengusaha hotel dan restaurant yang berada di Kawasan Cipanas puncak Kabupaten Cianjur bahkan sudah dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat akibat dampak tol Cipularang dan taman wisata matahari. juga berkaitan adanya dampak kemacetan jalur Cisarua Bogor yang selama ini dengan diberlakukannya buka tutup jalur sehingga mengakibatkan sepinya pada sektor pariwisata membuat pengunjung wisatawan baik lokal maupun Mancanegara enggan datang berkunjung dan berlibur ke kawasan wisata Cipanas Puncak.

Menurut beberapa pengusaha Hotel dan Restaurant, perjalanan dari Jakarta ke Cipanas mencapai 8 jam. Dengan adanya kemacetan jalur Cisarua Bogor dan diberlakukannya jalur buka tutup se¬hingga membuat para pengunjung enggan datang berlibur ke kawasan wisata Puncak-Cipanas, dan seringkali konsumen hotel dan rombongan yang sudah pesan kamar untuk mengadakan meeting kadang suka dibatalkan sebagai akibat dari pengaruh kemacetan perjalanan dari arah puncak menuju Cipanas dijalur Cisarua - Bogor yang memerlukan waktu lama untuk dilewati. Para pengusaha hotel dan restau¬rant berharap pemerintah Kabupaten Cianjur untuk segera mencari solusi dengan melakukan koordinasi dengan aparat terkait.

Wakil Bupati Cianjur DR.H.Dadang Sufianto.Drs.MM mengatakan dengan adanya permasalahan tersebut, harus ada kekompakan dari seluruh komponen masyarakat termasuk para pengusaha yang berkaitan adanya pengaruh kemacetan dijalur Cisarua Bogor dan tol Cipu¬larang. Oleh karena itu, harus dilakukan koordinasi dengan aparat terkait. Untuk mencari cara yang terbaik dalam menyikapi masalah tersebut, kita sedang berupaya menuju ke arah perbaikan, salah satunya dengan cara menampilkan seni dan budaya di hotel-hotel. Dalam kesempatan itu pula Wakil Bupati mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan Instansi atau OPD terkait, untuk menyelesaikan masalah kemacetan tersebut.