Share |

RSUD Cianjur Jadi Lokasi Percontohan Pengembangan Metode PMK

19 Oktober 2010, 07:43 WIB

Untuk membantu menurunkan angka kematian bayi di wilayah Kabupaten Cianjur, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Cianjur menjadi lokasi percontohan pengembangan Perawatan Metode Kangguru (PMK), dan sampai saat ini di Jawa Barat, baru RSUD Cianjur dan Rumah sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang dijadikan sebagai lokasi percontohan pengembangan metode tersebut. Demikian dikemukakan Direktur RSUD Kabupaten Cianjur dr.Suranto, belum lama ini di ruang kerjanya.

Menurutnya, metode ini bertujuan untuk membantu menurunkan angka kematian bayi dan membantu meningkatkan bobot bayi yang berat badannya masih di bawah standar dan pola perawatan model ini dilakukan dengan menempelkan bayi yang dinilai mempunyai berat badan di bawah standar kepada bagian dada sang ibu.

Dijelaskan, hal ini tidak jauh berbeda dengan Kangguru, yang anaknya selalu berada dalam kantung ibunya selama masih belum dewasa untuk mandiri, sugestinya terjadi interaksi antara kulit si ibu dengan bayinya dan secara tidak langsung antara kulit mereka menyebabkan kontak batin yang berimbas pada meningkatnya berat badan bayi yang bersangkutan.

Lebih lanjut dr.Suranto menjelaskan, dalam pembuktian dari metode PMK ini sudah diterapkan pertama kali di Negara Afrika Selatan, yang tingkat kematian bayinya masih tergolong tinggi dan hasil metode ini ternyata cukup efektif menjadikan tingkat kematian bayi di negara tersebut lambat laun semakin menurun.

Selanjutnya RSUD Cianjur juga terus mengembangkan metode tersebut dengan cara melatih para tim medis yang ada ditingkat Puskesmas yang nantinya diharapkan para medis yang ada ditingkat puskesmas ini bisa menerapkannya lagi kepada ibu-ibu yang ada diwilayahnya masing-masing.(wn).