Share |

Bupati Cianjur Terima Penghargaan Anugrah Aksara Paripurna

21 Oktober 2010, 07:29 WIB

Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-45 Tingkat Jawa Barat tahun 2010, dipusatkan di Kabupaten Cianjur berlangsung cukup meriah. Acara yang mengambil tema "Tingkatkan Keberaksaraan untuk membangun Keadaban dan Karakter Bangsa" berlangsung di lapangan Brimob Cipanas, dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat,H.Dede Yusuf, Direktur Diknas Ditjen PNFI Kementrian Diknas, Ella Yulaelawati, MA, Phd, Duta Aksara Nasional, H.Nurul Komar, Kepala Dinas Pendidikan propinsi Jawa Barat, Prof.DR.H.Jarkasih Wachyudin, Bupati Cianjur, Drs.H.Tjetjep Muchtar Soleh.MM, para Bupati/Wali Kota se-Jabar, Ketua DPRD Cianjur dan anggota, unsur Mispida,para Kepala OPD serta sejumlah undangan lainnya, selasa (20/10).

Wakil Gubernur Jawa Barat, H.Dede Yusuf mengatakan, Hari Aksara Internasional (HAI) ke-45 merupakan momentum dan penguatan tekad serta komitmen kita bersama dalam upaya pemberantasan buta aksara serta dalam rangka memajukan kualitas pendidikan di Jawa Barat secara keseluruhan.

Wagub menjelaskan, beberapa tahun yang lalu, tingkat buta aksara di Jawa Barat berada di kisaran 500 ribu orang, namun berkat upaya dari beberapa fihak jumlah tersebut menurun menjadi sekitar 300 ribu orang dari 43 juta rakyat Jabar.

Dikatakan, Pemerintah Propinsi Jawa Barat berserta dinas pendidikan Jabar terus berupaya untuk menurunkan angka buta hurup serta berupaya keras ingin memperpanjang usia lanjut sekolah di Jabar sehingga menjadi propinsi yang melek hurup, maka dibuatlah program Jabar bebas putus jenjang sekolah yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas serta memberantas buta aksara.

Pada kesempatan tersebut Wagub menyampaikan terima kasih kepada para guru, penilik dan tutor yang selama ini konsen untuk terus berupaya memberantas buta aksara dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Jabar.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Drs.H.Tjetjep Muchtar Soleh, MM dalam sambutannya mengatakan, perkembangan penurunan buta aksara di kabupaten Cianjur mengalami penurunan, berdasarkan data kemajuan IPM tahun 2006 angka melek hurup mencapai 96,67 persen, tahun 2007 mencapai 96,79 persen,tahun2008 mencapai 97,97,46 persen,dan tahun 2009 mencapai 97,66 persen.

Menurutnya, dengan perkembangan penurunan tersebut, berarti sebagian besar masyarakat kabupaten Cianjur sudah melek hurup, keberhasilan tersebut tentu merupakan partisifasi masyarakat terhadap pembangunan dan peningkatan pendidikan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Cianjur menerima penghargaan Anugrah Aksara Paripurna dari Pemerintah Pusat yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat.(wn).