Share |

Wakil Bupati Buka Mitigasi Tsunami di Kec.Cibinong

08 November 2010, 08:37 WIB

Mitigasi gempa dan tsunami di daerah pedesaan dan perkotaan di upayakan sebagai antisipasi untuk mengurangi segenap usaha untuk meminimalisir kerugian dan resiko akibat bencana alam resiko banyaknya korban bencana yang ditempuh dengan cara memberikan sosialisasi tentang bagaimana cara antara lain melakukan pembangunan rumah dengan struktur pembangunan rumah panggung akan lebih aman dan yang lebih penting melindungi dari kerusakan dengan upaya perbaikan lingkungan dengan maksud menyerap energi dari gelombang tsunami misalnya dengan melakukan penanaman pohon sepanjang pantai (green bay).Demikian dikemukakan Wakil Bupati Cianjur DR. H. Dadang Sufianto, Drs., MM., pada kegiatan sosialisasi Mitigasi Tsunami di kec. Cibinong dengan mengundang para kepala wilayah kecamatan yang berhadapan langsung dengan garis pantai di antaranya kec Sindangbarang, kec Agrabinta, kec Cidaun serta kec cibinong. Belum lama ini.

Menurutnya,Mitigasi dapat dilakukan dengan tiga tahapan antara lain sebelum terjadi, ketika berlangsung dan setelah terjadi gempa bumi terjadi, maka dari itu karena Indonesia merupakan daerah kepulauan yang diapit lempeng Eropa Asia – Australia di selatan serta lempeng Pasifik dan Philipina di bagian timur-utara. Pergeseran di antara lempeng tersebut dapat mengakibatkan proses gempa terjadi di suatu titik kedalaman dan menjalar sepanjang patahan/sesar.

Wakil bupati mengatakan hal sederhana yang dapat dilakukan untuk memberi peringatan dini bagi penduduk yang berada di sekitar pesisir pantai yang akan memiliki potensi tsunami adalah memberi peringatan melalui sirene atau televise/radio lokal, memberikan nomor telepon kepala pemerintahan kecamatan dan desa yang bisa di hubungi langsung oleh badan penanganan bencana yang dapat dengan segera mensosialisasikan akan terjadinya tsunami serta yang lebih penting merencanakan mitigasi dengan mengatur sumber daya, mempelajari dampak dan resiko, mengembangkan rencana mitigasi juga menerapkan rencana dan memantau setiap kejadian yang terjadi.

Sementara Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah Kab. Cianjur, H. Darojat Ali mengatakan, mitigasi yang dilakukan pemerintah dan warga pesisir harus memperhatikan semua tindakan yang akan di ambil untuk mengurangi pengaruh dari bencana dan kondisi yang peka dalam rangka mengurangi bencana yang lebih besar di kemudian hari.

Adapun beberapa hal untuk rencana mitigasi kabupaten cianjur pada masa sekarang akan dengan melakukan perencanaan lokasi dan pengaturan penempatan penduduk, memperkuat bangunan dan infrastruktur serta memperbaiki peraturan/disain bangunan yang lebih aman dan tentunya tahan gempa, melakukan usaha preventif dengan merelokasi aktivitas yang tinggi ke daerah yang lebih aman serta membuat early warning system sepanjang daerah pantai yang rawan tsunami. (wn/dn)