Share |

Bupati Cianjur Serahkan Helm SNI Kepada PMOC

22 Desember 2010, 09:41 WIB

Baru-baru ini, Bupati Cianjur, Drs. Tjetjep Muchtar Soleh, MM, menyerahkan secara secara simbolis Helm Berstandar Nasional (SNI) sebanyak 350 buah, kepada 30 pangkalan ojeg motor yang tergabung pada Paguyuban Motor Ojeg Cianjur (PMOC). Acara ini berlangsung di Lapang Nagrak, Jalan KH. Abdullah bin Nuh. Pembagian helm ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian acara sosialisasi keselamatan pengendara motor, yang merupakan kerjasama antara Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cianjur dengan Polres Cianjur.

Dalam kesempatan ini, Bupati Cianjur menyampaikan bahwa keselamatan pengendara roda dua penting untuk diperhatikan. Karena biasanya, jika terjadi kecelakaan korban yang parah berasal dari pengendara roda dua. Untuk itulah, Pemkab. Cianjur bekerjasama dengan kepolisian Cianjur merangkul komunitas pengendara motor, dalam hal ini PMOC. Agar kedepan dapat ditingkatkan ketertiban dan keselamatan di jalan, serta kriminal bermotor, seperti pencurian dan geng motor dapat diatasi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk tingkat awal ini, baru diberikan 350 helm, untuk 30 pangkalan ojeg di daerah kecamatan cianjur dan sekitarnya. Namun kedepan, akan berikan lebih banyak secara bertahap. "Kita akan berikan lebih banyak, syaratnya semua ojeg harus terdata. Untuk itu, diharapkan semua tukang ojeg agar mendaftar di PMOC".

Secara khusus, Bupati Cianjur memuji para tukang ojek sebagai pahlawan ekonomi bidang transportasi. Sebab banyak daerah di Cianjur yang tidak dapat dicapai oleh angkutan umum lain. Karena itulah, keselamatan mereka adalah tanggungjawab Pemkab. Cianjur juga, salah satunya dengan sosialisasi keselamatan dan pemberian helm ini. Merupakan salah satu bukti pemerintah memperhatikan ojeg sebagi sebuah profesi, meskipun belum semua tukang ojeg di Cianjur yang diberikan helm.

Dalam acara yang sama, para Ketua Pangkalan Ojeg yang tergabung dalam PMOC membuat ikrar untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dalam ikrarnya, PMOC berkomitmen untuk menaati peraturan lalu lintas yang berlaku, serta membantu kepolisian untuk memerangi para berandal motor.

PMOC cukup bangga sebagai rekan kerja pemerintah dan polisi. Jadi profesi kami diakui ujarnya. Adanya profesi tukang ojeg ini juga diakui oleh Bupati Cianjur.