Share |

Puluhan Geng Motor Ikuti Deklarasi Perang Geng Motor

03 Januari 2011, 09:11 WIB

Keberadaan geng motor selama ini baik di Cianjur maupun di daerah lainnya mengarah kepada tindakan-tindakan yang negatif. Seandainya geng motor ini betul-betul memberikan kontrinusi yang fosirif misalnya ikut menertibkan berlu-lintas, patuh pada peraturan lalu-lintas, tidak ugal-ugalan di jalanan, tidak melakukan tindakan kriminal lainnya. Tidak ada alasan pihak manapun untuk melarangnya. Karena geng motor saat ini identik dengan tindakan kriminal maka banyak pihak yang menginginkan pembubaran dari geng motor ini. Terkait dengan hal ini baru-baru ini, sebanyak 20 anggota mantan geng motor dari tiga geng motor mengikuti kegiatan deklarasi penolakan keberadaan berandalan bermotor, di wilayah Polres Cianjur, yang terdiri anggota Brigez sebanyak 12 orang, Kevin Rahayu Racing sebanyak lima orang dan Paguyuban Motor Cianjur sebanyak tiga orang

Dalam kesempatan ini, Kabagren Polres Cianjur Kompol Priadi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi komitmen para mantan anggota geng motor, karena mau bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman serta tertib.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kehadiran geng motor saat ini, sudah sangat meresahkan masyarakat. Selain itu, tidak sesuai dengan konsep gerbang marhamah. Oleh karenanya, keberadaan berandalan bermotor ini, mendapat penolakan dari masyarakat. Diharakan agar para mantan kelompok ini, bisa juga mengajak anggota yang masih aktif lainnya, untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Cianjur yang kondusif. Asalkan kehadiran mereka bisa memberikan dampak positif di masyarakat, pihak kepolisian tidak melarang keberadaannya.