Share |

BMT Sebagai Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

24 Januari 2011, 10:59 WIB

Dalam upaya mendorong ekonomi masyarakat tentunya harus ada sutu lembaga keuangan yang dapat memberikan pinjaman mikro yang menguntungkan kedua belah pihak. Terkait dengan hal ini keberadaan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Kabupaten Cianjur diharapkan bisa menjadi solusi bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat Kabupaten Cianjur.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Asosiasi Baitul Maal Wat Tamwil se-Indonesia (Absindo) Cianjur, terus melakukan perluasan pendirian BMT hingga 10 Unit BMT di setiap kecamatan. Pengurus Absindo Cianjur, Ahmad Paris Ridwan mengatakan, pendirian BMT yang berlokasi tepat di pusat keca-matan, sebagai upaya pengembangan jaringan lembaga ekbnomi mikro syariah di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.

Ahmad Paris mengharapkan kedepannya keberadaan BMT dapat menjadi solusi bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat kecamatan dan sekitarnya yang selama ini memang kebanyakan masih bertransaksi secara konvensional.

Menurutnya, visi ke depan BMT ingin mensukseskan program satu desa satu BMT yang digagas pusat. Namun untuk mencapai target tersebut tentunya butuh waktu, tenaga dan tentunya dana.

Manajer BMT EI Fajr Cilaku mengatakan bahwa masyarakat Cianjur ini sebe-narnya sudah jenuh dengan pola transaksi konvensional, karenanya kami bertekad untuk menjadikan sistem syariah ini sebagai solusi bukan lagi menjadi alternative. Dan tetap optimis, apa yang dicita-citakannya itu dapat terwujud. Apalagi, masyarakat Cianjur yang kental dengan religiusitas akan dengan mudah menerima sistem ekonomi syariah.

Ahmad Paris menambahkan, mudah-mudahan sistem ekonomi syariah bisa berkembang dan sebagai upaya istiqamah untuk memberdayakan umat dan masyarakat Cianjur ini. Disamping itu keberadaan BMT juga dapat Iebih menyemarakkan lembaga-lembaga keuangan mikro syariah serta menyokong dan mendongrak eksistensi Absindo dalam melakukan pemberdayaan masyarakat melalui sistem ekonomi syariah.