Share |

PLN Melakukan Monitoring Pengatur Tengangan di Sindangbarang

25 Januari 2011, 10:05 WIB

Kampung sedekan, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur sebagai lokasi Unit AVR (Automatic Voltage Regulator) atau pengatur tegangan baru-baru ini ditinjau langsung Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Jawa Bali, Purnomo Willy BS mewakili Direktur Utama PT PLN (Persero) Pusat. Ia mengatakan, pemasaran AVR mulai 110 volt hingga 210 volt untuk bisa menaikan tengangan listrik menjadi normal 21 kilo volt.

Pemasangan tegangan listrik ini dimaksudkan agar pelayanan listrik bagi pelanggan di wilayah selatan lebih baik dari sebelumnya. Dijelaskan pula bahwa tujuan dari pembutan gardu pengaturan jaringan ini tiada lain untuk meningkatkan pelayanan bagi para pelanggan setia PLN.

Selain itu sistem pengoprasian Unit AVR, juga berfungsi untuk menjaga agar tegangan generator tetap konstan. Yaitu akan tetap mengeluarkan tegangan yang selalu stabil tidak terpengaruh pada perubahan-perubahan karena beban sangat mempengaruhi tengangan output generator. APR ini berfungsi untuk mengatur tengangan seperti trafo atau stabiliser yang berada di rumah-rumah, yang artinya untuk megeluarkan outputnya lebih seperti standarnya. Pemakaian AVR sendiri maksimal 200 ampere atau 7 megawatt. Fungsinya yang asalnya lampu neon tidak dapat menyala kini sesudah dipasang AVR dapat menyala dengan normal.

Semetara itu, Manajer PT PLN APJ Cianjur Suprapto menyebutkan, dengan pemasangan alat tersebut, diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan penerangan bagi para pelanggan setia PLN di kawasan Cianjur Selatan. Kini di wilayah seperti Leles, Agrabinta dan Sindangbarang, yang awalnya sebelum dipasang alat tersebut kerap mengalami spaneng, saat ini menjadi normal seperti biasa.