Kab. Cianjur Terus Tingkatkan Fungsi Hutan Kota
31 Januari 2011, 10:22 WIB
Keberadaan hutan kota di Kabupaten Cianjur sangat membantu dalam meredam panas global, atau hutan kota merupakan paru-paru kota yang dibutuhkan dalam sirkulasi oksigen sehingga dapat membersihkan udara dari emisi gas atau kotoran lainnya yang mengakibatkan volusi udara. Dan kondisi seperti ini sangat membantu warga Cianjur dalam menerapkan pola hidup sehat. Untuk itu keberadaan hutan kota ini harus menjadi milik bersama sehingga setiap warga memiliki tanggung jawab bersama untuk memeliharanya khususnya warga yang berada di wilayah hutan kota ini. Tidak sebaliknya wargalah yang merusaknya dengan mengambil kayu bakar dari pohon yang masih hidup atau membakar hutan dan penebangan liar. Akibat dari kerusakan hutan ini, selain udara menjadi panas, juga terjadi kekeringan, tidak ada resapan air, terjadi banjir di musim hujan, erosi tanah dan pendangkalan sungai.
Sesuai dengan perlunya keberadaan hutan dan memperhatikan fungsinya sangat bermanfaat bagi eko sistem dan kelestarian lingkungan hidup maka Pemkab. Cianjur terus melakukan pembenahan hutan dan taman kota yang luasnya mencapai 11 hektar yang lokasinya terletak di Kampung Serpong, Desa Babakan Karet dan Kampung Pasir Gede, kelurahan muka, Kecamatan Cianjur.
Hutan kota milik Pemkab. Cianjur di lahan seluas 10 hektar tersebut, setiap tahunnya terus ditanami pohon. Lokasi hutan Babakan Karet berada di aliran sungai Cikundul, DAS Citarum. Hutan kota ini juga akan dijadikan hutan percontohan, sehingga diharapkan menjadi kawasan Cibodas Dua. Untuk perencanaan penghijauan hutan kota ini Pemkab. Cianjur telah melakukan kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kab. Cianjur, H. Herman Suherman, ST, MAP terus melakukan pembangunan kawasan hutan kota di wilayah Cianjur ini. Dikatakan bahwa dalam upaya meningkatkan fungsi hutan kota ini, pihaknya terus melakukan pengembangan kawasan terpadu hutan kota, desa babakan karet. Adapun jenis pohon yang ditanam diwilayah tersebut berkisar 8.000 pohon dari 80 jenis. Mulai dari tanaman langka sampai tanaman khas Cianjur seperti pohon samolo.
Keberadaan hutan Kota bagi Pemkab. Cianjur menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan pemerintah, karena itu untuk mencapai target tersedianya lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30% dari luas keseluruhan terus diupayakan. Dan ke depannya akan membuat kesepakatan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjadikan kawasan hutan kota sebagai pusat aktivitas masyarakat. Mudah-mudahan dalam 4 tahun ke depan dapat terealisasi. Dan hingga akhir oktober 2010, Pemkab Cianjur telah menanam sedikitnya 5.498.679 pohon di atas lahan seluas 9.262,71 hektar. Jadi baru mencapai 68% dari target penanaman 8.100.000 pohon yang berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat.
Menyinggung upaya-upaya yang dilakukannnya, H. Herman Suherman, ST, MAP menegaskan bahwa program pembagunan hutan kota, tersebut merupakan bentuk dari upaya mendukung penghijauan dalam rangka mengurangi efek rumah kaca akibat pemanasan Global yang saat ini sedang terjadi.
Berita Daerah Lainnya »
- 21/05/2012, 10:07 WIBBupati Hadiri Rapat Kerja Badan Sat Pol PP Kab. Cianjur
- 21/05/2012, 09:51 WIBBupati Cianjur Buka Porseni IGRA Cianjur 2012
- 15/05/2012, 10:52 WIBBupati Cianjur Lantik Pejabat Eselon III dan IV Serta Kepala Sekolah
- 15/05/2012, 10:50 WIBBupati Cianjur Resmikan Kabupaten Cianjur Sebagai Kabupaten Layak Anak
- 11/05/2012, 10:51 WIBWabup Cianjur Lakukan Kunker ke Dinsosnakertrans dan Disdukcapil
- 10/05/2012, 08:41 WIBBupati Resmikan Program Pesantren Terpadu Di Lapas Kelas IIB Cianjur
- 09/05/2012, 09:21 WIBBupati Cianjur Pimpin Apel Di Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur
- 09/05/2012, 09:20 WIBWabup Tinjau Jembatan Putus dan Tempat Pembuangan Sampah Yang Rubuh