Share |

Tim verifikasi P2WKSS Jabar Tinjau Desa Binaan Di Kec. Ciranjang

12 April 2011, 09:09 WIB

Program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) bertujuan untuk meningkatkan peranan perempuan yang mempergunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas. Dengan program ini diharapkan hasilnya akan mencerminkan ketimpangan gender dan lebih banyak melibatkan kaum perempuan sehingga pembangunan dan hasil pembangunan akan lebih adil dan berarti bagi seluruh masyarakat. Demikian dikatakan Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Dudun Abdullah.Sq.MM pada sambutan penerimaan Tim Verifikasi Program P2WKSS Provinsi Jawa Barat di Aula Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang.

Lanjutnya mengatakan harapan dan tujuan khusus dari program ini adalah dapat meningkatkan status kesehatan perempuan, pendidikan perempuan, pengetahuan dan ketrampilan perempuan dalam usaha ekonomi produktif, partisipasi perempuan dalam pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup, peran aktif perempuan dalam pengembangan masyarakat, dan terciptanya peran aktif perempuan dalam pemahaman wawasan kebangsaan. Di akhir sambutannya, menginformasikan bahwa pendataan awal dilakukan untuk melihat potensi/data awal yang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi tentang efektivitas pelaksanaan program P2WKSS.

Berdasarkan hasil pengkajian dan penelaahan pemerintah kabupaten dan provinsi , Program P2WKSS kali ini telah terpilih Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang sebagai desa binaan yang akan diikutsertaakan pada lomba P2WKSS tingkat provinsi tahun 2011. Desa Kertajaya tepatnya di kampung Babakan Garut RW 5 yang terdiri dari 100 Kepala Keluarga dan 3 RT, telah mendapatkan pembinaan secara intensif sehingga layak dan memenuhi syarat untuk di ikutsertakan dalam program tersebut. Permasalahan yang terdapat Desa Kertajaya yang akan ditindak lanjuti secara berkesinambungan antaralain permasalahan mengenai masih kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana dibidang sanitasi dan kesahatan diantaranya fasilitas untuk kebutuhan MCK, masih minimnya tingkat partisipasi pendidikan terutama untuk kaum perempuan, masalah kesehatan ibu dan anak serta masalah rumah tinggal yang masih belum layak huni dan lain sebagainya.

Sementara Ketua Tim verifikasi P2WKSS Provinsi Jawa Barat Drs. H. Suryadi dalam sambutannya mengharapan kepada semua pihak dengan suksenya program P2WKSS ini masyarakat dapat merubah mind set yang awalnya hanya sebagai konsumen bisa menjadi produsen. Selanjutnya tim verifikasi melakukan wawancara kepada para pihak desa maupun warga masyarakat yang melakukan program binaan, setelah itu melakukan peninjauan ke lokasi kampung binaan yang di dampingi para pihak OPD terkait, aparat kecamatan dan desa. (wn/dn )