Share |

Depsos Tinjau Lokasi Bencana

18 Maret 2010, 10:52 WIB

Bencana Alam yang terjadi di Kampung Leuwi Nanggong, desa Sukamekar Kec. Sukanagara yang menewaskan 10 orang warga dan evakuasi korban lainnya telah dihentikan secara resmi pada tanggal 13 Maret 2010, Pemkab Cianjur sangat serius menangani korban selamat dengan mefokuskan perbaikan sarana dan prasarana jalan, penyediaan sembako dan keperluan lainnya serta menyiapkan hunian sementara, hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Muh. Darojat Ali saat memberikan keterangan pers kaitan dengan adanya kunjungan Tim Reaksi Cepat Departemen Sosial (Depsos) RI, ketika meninjau ke lokasi bencana alam tanah longsor di Kampung Leuwi Nanggong, baru-baru ini.

Kedatangan,TRC ini merupakan salah satu langkah penanganan Pemerintah Pusat dalam mengatasi berbagai bencana alam di daerah termasuk bencana alam di Cianjur karena Tim ini akan mencari berbagai data sebagai input untuk Depsos RI, diantaranya menginventarisir jumlah para pengungsi korban bencana alam. Sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Lapangan TRC Depsos yang juga menjabat Kasubdit Perlindungan Depsos RI,Nazar, mengatakan kehadiran dirinya ke lokasi bencana longsor bertujuan untuk mengetahui perkembangan para pengungsi korban longsor, dan hasil pengecekan lapangan nantinya akan menjadi rekomendasi sebagai bahan tindak lanjut Depsos,utamanya menyangkut nasib pengungsi korban longsor yang selamat.

Dalam melakukan penangan ada beberapa tahapan yang harus ditempuh, termasuk pemantauan di lokasi yang nantinya menjadi rekomindasi, TRC lebih fokus pada tindak lanjut penangan korban longsor yang selamat atau masih hidup di pengungsian.