Share |

Wabup Cianjur Hadiri Ultah ke 10 Bank Syariah Mandiri

16 November 2009, 09:13 WIB

KHITANAN massal, pemberian beasiswa, serta pameran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), mewarnai acara ulang tahun ke-10 Bank Syariah Mandiri (BSM) kantor Cabang Pembantu (KCP) Cianjur di jalan Siliwangi, kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Cianjur, DR. H. Dadang Sufianto,Drs,MM, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Cianjur, Direksi BSM, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati DR.H.Dadang Sufianto,Drs,MM mengatakan, keberadaan BSM diCanjur dinilai bisa menjadi roda penggerak peningkatan perekonomian. Terlebih Pemkab Cianjur sendiri telah bekerjasama dengan bank tersebut.

"Keberadaan BSM bisa terus dirasakan masyarakat Kabupaten Cianjur, utamanya menyangkut pengelolaan dana PPK-IPM, dimana Pemkab Cianjur dalam hal ini bertindak sebagai penjamin," kata Wabup.

Berdasarkan laporan dari pengelola PPK-IPM Kabupaten Cianjur, Kata Wabup, dana PPK-IPM Kabupaten Cianjur yang ada di BSM mencapai Rp. 1,3 Milliar. Wabup pun berharap nilai dana tersebut bisa terus bertambah. "kami berharap, pengembangan pola syariah ini bisa terus dijalankan untuk keberkahan bersama," katanya.

Demikian pula dengan kegiatan Khitanan massal dan pemberian beasiswa yang merupakan program corporate social responsibility (CSR) perusahaan, menurut Wabup, merupakan upaya strategis. Dalam arti, perusahaan bisa membagi kebahagiaan dengan menyisihkan sebagai keuntungan untuk membantu masyarakat tidak mampu. "Kami harapkan, BSM bukan hanya sebagai lembaga Keuangan ekonomi saja, tapi lebih dari itu bisa peduli dengan masyarakat," ujarnya.

Direksi BSM, Ana Wijaya mengatakan, sejak berdiri 10 tahun lalu, hingga saat ini telah ada sebanyak 380 cabang di 24 propinsi, dengan wilayah Aset mencapai Rp. 20 Triliun.

"Saat pertama kali berdiri, kami hanya punya 8 cabang. Kini BSM hadir dengan 380 cabang di 24 Propinsi. Begitu juga dengan Aset yang semula hanya sebesar Rp. 450 milliar, kini telah mencapai hampir Rp. 20 triliun," kata Hana.

Berkaitan dengan pola syariah yang diterapkan BSM, menurut HAna, sangat berkaitan erat dengan Gerbang Marhamah yang dimiliki Kabupaten Cianjur. Terlebih, pola syariah ini tidak hanya diterapkan dibeberapa Negara Asia, tapi sudah merambat dibeberapa kota.

Hana menyebutkan, sebagai bagian dari program CSR, kegiatan Khitanan massal diikuti sebanyak 67 orang anak, serta pemberian beasiswa bagi pelajar tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.